Minggu, 23 Juni 2013

Liposuction (Sedot Lemak)


Sedot Lemak : Cara, Biaya, dan Operasi
Sedot lemak, atau yang dikenal juga dengan istilah Liposuction merupakan suatu tindakan pembedahan yang dilakukan dengan cara menyedot lemak pada bagian tubuh tertentu, untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diidamkan. Sedot lemak merupakan jenis prosedur operasi yang menggunakan teknik penyedotan untuk mengeluarkan lemak tubuh dari bagian-bagian tertentu. Belakangan ini, sedot lemak menjadi populer di antara mereka yang ingin menghilangkan lemak dari tubuhnya secara instan.
Sedot lemak memang menjadi pilihan yang mudah bagi mereka yang berduit dengan tujuan untuk menghilangkan sedikit atau banyak lemak yang menempel di tubuh mereka. Secara natural, menghilangkan lemak berlebihan pada tubuh dilakukan melalui diet, olahraga dan pola hidup yang sehat. Namun seiring berkembangnya teknologi, manusia menemukan cara lain untuk mengatasi permasalahan tersebut. Nah, liposuction atau biasa dikenal dengan sedot lemak inilah yang biasanya menjadi andalan. Proses cepat, hasil instan.

 
Cara sedot lemak...?
Sedot lemak dilakukan dengan jalan operasi. Pasien yang akan menjalani prosedur liposuction harus memiliki kondisi kesehatan yang optimal sebelum melakukan operasi. Sebelum melakukan sedot lemak pasien diharuskan menghindari rokok dan alkohol serta tidak menggunakan obat pengencer darah. Pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes, jantung atau ginjal pada dasarnya bisa saja melakukan operasi ini, selama hasil pemeriksaan medis pasien berada dalam keadaan yang terkontrol. Sedot lemak diawali dengan menandai area pada bagian tubuh tertentu (marking).Proses penandaan tersebut dilanjutkan dengan membuat sayatan kecil pada bagian penandaan dan memasukkan cairan tumescent (larutan campuran lidocain, adrenalin, biknat dan NaCl) untuk memudahkan proses penyedotan dan mengurangi pendarahan pada pasien.Proses penghancuran lemak dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan laser (vaser), mekanik  (microaire) bahkan secara manual. Setelah melalui proses penyedotan, bagian tubuh tersebut akan dibungkus dengan menggunakan korset khusus (compress garment) dan harus terus digunakan oleh pasien selama 3-6 bulan. Selain itu ada pula penggunaan terapi Frekuensi Radio (RF) yang dapat  membantu proses penyembuhan pasien.

Biaya sedot lemak....?
Biaya sedot lemak bisa dikatakan terbilang mahal, hal ini dikarenakan untuk melakukan proses sedot lemak harus dilakukan dengan prosedur operasi. Nah, tahu sendirikan kalau operasi tentu biayanya akan mahal. Tetapi, ternyata ada efek samping yang bisa saja menimpa Anda jika Anda melakukan sedot lemak ini. Apa saja itu...? Ketika dilaksanakan, operasi sedot lemak berisiko untuk pendarahan, infeksi, dan reaksi tidak diinginkan terhadap pembiusan. Risiko komplikasi juga ada, tergantung pada besar tidaknya operasi sedot lemak tersebut. Tak sedikit juga teknik sedot lemak yang menyebabkan komplikasi pada tubuh pasien, seperti infeksi, pendarahan, asimetri, seroma, nekrosis kulit serta kematian. 
Jadi, jika anda mempunya keinginan untuk sedot lemak, ada baiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan kami untuk meminimalisir resiko-resiko kejadian yang tidak diinginkan, silahkan klik disini untuk konsultasi
Poskan Komentar