Senin, 10 Juni 2013

Langit-langit sumbing (Palatoschizis)

Celah langit-langit adalah cacat bawaan sejak lahir, bisa tunggal atau disertai kelainan lain. Biasanya terjadi karena kegagalan penyatuan tulang wajah di masa kehamilan trimester awal akibat faktor-faktor genetik atau herediter, kekurangan asam folat, pengaruh konsumsi obat-obatan yag mengandung kortison dan phenytoin.  infeksi rubella dan cytomegalovirus, Alkohol dan keadaan yang menyebabkan hipoksia, merokok, dan defisiensi makanan (seperti defisiensi asam folat) dapat menyebabkan palatoschisis. Palatoschisis paling sering ditemukan pada ras Asia dibandingkan ras Afrika. Insiden palatoschisis pada ras Asia sekitar 2,1/1000, 1/1000 pada ras kulit putih, dan 0,41/1000 pada ras kulit hitam.

KLASIFIKASI
Celah langit-langit dapat terbentuk tanpa celah pada bibir (bibir sumbing) atau disertai dengan celah bibir. Celah langit-langit sendiri dapat diklasifikasikan lebih jauh sebagai : Celah pada keseluruhan palatum terbagi atas dua yaitu komplit (total), yaitu celah langit-langit yang memanjang dari bagian depn ke belakang, dan celah langit-langit inkomplit (subtotal), yaitu hanya celah langit-langit di bagian belakang saja. Adapun pembagian lainnya : Ada celah langit-langit satu sisi (unilateral)(gambar atas). dan celah langit-langit 2 sisi (bilateral) (gambar bawah) , lihat gambar dibawah ini :




Hal yang perlu diperhatikan sebelum prosedur operasi :
a. Intake makanan
Intake makanan pada anak-anak dengan cleft palate biasanya mengalami kesulitan karena ketidakmampuan untuk menghisap, meskipun bayi tersebut dapat melakukan gerakan menghisap.sebaiknya susu diberikan melalui alat lain/ dot khusus (diberi lewat sendok) yang tidak perlu dihisap oleh bayi, dengan jumlah yang optimal artinya tidak terlalu besar sehingga membuat pasien menjadi tersedak atau terlalu kecil sehingga membuat asupan nutrisi menjadi tidak cukup. Botol susu dibuatkan lubang yang besar sehingga susu dapat mengalir ke dalam bagian belakang mulut dan mencegah regurgitasi ke hidung.
b. Pemeliharaan jalan nafas
Pernafasan dapat menjadi masalah anak dengan celah langit-langit, terutama jika dagu pendek, mikrognatik, rahang rendah (undershot jaw), fungsi otot-otot menelan hilang dan lidah jatuh kebelakang, sehingga bisa kemungkinan menyebabkan sumbatan jalan nafas sebagian atau total saat menarik nafas.
c. Gangguan telinga tengah
Penyakit radang atau infeksi telinga tengah  merupakan komplikasi yang biasa terjadi pada cleft palate dan sering terjadi pada anak-anak yang tidak dioperasi, bisa bernanah, rekuren dan sering menjadi masalah dengan resiko terjadi ketulian. Masalah ini harus mendapat perhatian yang serius sehingga komplikasi hilangnya pendengaran tidak terjadi, terutama pada anak yang mempunyai resiko mengalami gangguan bicara karena celah langit-langit.

Nama prosedur operasi celah langit-langit ini adalah Palatoraphy , sebaiknya dilakukan pada usia anak  10-12 bulan, Mengapa ? Hal ini dilakukan dengan harapan agar luka operasi bisa sembuh sempurna, sebelum anak   mulai   aktif bicara agar tidak mengganggu proses bicaranya dan sebaiknya 3 bulan sesudah operasi mulai latihan berbicara (speech theraphy). Tujuan prosedur operasi adalah :
Tujuan pembedahan untuk meningkatkan perkembangan  fungsi bicara dan meminimalkan efek samping dari celah palatum 

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan setelah operasi adalah:

penderita melakukan diet cair tinggi kalori tinggi protein, seperti minum susu dengan sendok selama 3 minggu, dan menjaga kebersihan rongga mulut dengan cara, setiap minum susu 3 sendok dibilas dengan air putih 1 sendok. Usahakan agar tidak ada sisa-sisa susu yang mengeras disela-sela jahitan karena akan berakibat infeksi dan jahitan terlepas sehingga terjadi celah yang menghubungkan rongga mulut dan rongga hidung kembali.

Untuk melihat tahapan perencanaan prosedur pada kelainan ini dapat dilihat pada blog BIBIR SUMBING
Jika anda butuh bantuan, kami menyediakan jasa operasi GRATIS, untuk informasi selanjutnya bisa hubungi kami atau KLIK DISINI

Posting Komentar