Selasa, 07 Januari 2014

SCC (Squamous Cell Carcinoma) / Karsinoma sel skuamosa kulit

Squamous cell carcinoma (SCC) adalah bentuk kanker kulit  yang paling umum setelah basal cell carcinoma.(Basalioma). Apabila tidak dilakukan perawatan maka kanker kulit ini dapat bertumbuh besar atau menyebar ke bagian lain tubuh dan menyebabkan komplikasi serius.
Kanker kulit sering terjadi pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari, misalnya kepala, muka, leher, belakang tangan dan tempat lainnya. Kanker kulit banyak terjadi pada orang tua, dengan puncak insiden antara umur 51 tahun ~ 60 tahun, pria lebih banyak dibanding wanita, dengan perbandingan sebanyak 2:1, diantaranya orang kulit putih (orang Eropa) memiliki tingkat insiden yang paling tinggi.



Penyebab

Penyebab SCC secara umum adalah faktor genetik dan sinar matahari secara berlebihan. Faktor lain yang juga dapat mempengaruhi antara lain :
•    Terapi radiasi
•    Racun kimia arsenik
•    Human Papiloma Virus (HAPP)
•    Obat penekan sistem imun

Faktor risiko

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko SCC antara lain:
•    Terkena sinar matahari secara berlebihan
•    Berkulit putih
•    Laki-laki lebih berisiko terkena SCC
•    Catatan pribadi dengan kanker kulit
•    Sistem imun tubuh yang lemah
•    Kelainan genetik
•    Merokok
•    Pembengkakan atau cedera kulit

Gejala klinis 
karsinoma sel skuamosa dapat tumbuh dimana saja. Tetapi lebih banyak timbul di pipi, daun telinga, punggung, tangan dan kaki. Jenis kanker ini tumbuh progresif tetapi lambat, menginvasi pada jaringan di sekitarnya, dan dapat melakukan metastatis. Pertumbuhannya dimulai dari bentuk seperti kutil yang berkelompok, kemudian berbentuk tidak teratur, berbenjol-benjol dan mudah berdarah, disertai warna kulit yang kemerahan di daerah sekitarnya. 

Pencegahan
Anda dapat mengambil tindakan untuk mengurangi risiko SCC dengan:
•    Menghindari sinar matahari di siang hari
•    Gunakan krim pelindung kulit
•    Mengenakan pakaian pelindung
•    Waspadai obat tertentu, seperti antibiotik, kolesterol, tekanan darah tinggi dan diabetes. Ibuprofen (Advil, Motrin, dll) dan obat jerawat isotretinoin (accutane).
•    Cek kesehatan kulit secara teratur
•    Konsumsi cukup vitamin D

Jika anda curiga terkena kanker kulit jenis ini, sebaiknya segera berkonsultasi pada kami dan jika tumor  masih bisa di angkat, anda tidak perlu mengkhawatirkan kemungkinan luas kulit yang akan hilang di bagian tubuh anda karena kami akan berusaha untuk merekonstruksi dan memperbaikinya semaksimal mungkin mendekati kondisi normal, seperti contoh kasus dibawah ini :


Posting Komentar