Minggu, 26 Januari 2014

Keloid

  Apa itu Keloid ?
  Keloid dapat dianggap sebagai "luka yang mengalami fase penyembuhan luka yang berlebihan." Sebuah keloid, kadang-kadang disebut sebagai bekas luka keloid, adalah bekas luka yang tiba-tiba menumpuk cukup kenyal/keras di atas sisa kulit.
Keloid biasanya mempunyai ciri di bagian atas halus dan berwarna merah muda atau ungu. Keloid yang berbentuk tidak teratur lebih cenderung bertambah besar dan tumbuh progresif. Tidak seperti bekas luka, keloid akan selalu tampak terlihat.

Senin, 20 Januari 2014

Menghilangkan Tahi Lalat (Nevus Pigmentosus)


Seperti yang telah saya jelaskan pada tulisan saya sebelumnya tentang TAHI LALAT (NEVUS PIGMENTOSUS) ada kecenderungan menjadi keganasan, sehingga ada baiknya dibuang melalui tindakan eksisi selagi masih kecil, lalu dilakukan prosedur pemeriksaan Patologi Anatomi terhadap jaringan yang diangkat untuk memastikan apakah terdapat sel-sel ganas atau tidak. Ada juga yang merupakan tanda lahir, yang bentuknya terlalu besar, sangat luas dan kadang ditumbuhi rambut sehingga sebaiknya di buang (dieksisi)

Akan tetapi ada sebagian pasien ingin membuang tahi lalat tersebut tanpa peduli kecurigaan akan menjadi ganas atau tidak, dan sebenarnya keberadaannya tidak mengganggu sama sekali, dengan pertimbangan ESTETIK. Mungkin karena ukuran tahi lalatnya terlalu besar sehingga mengganggu penampilan, atau lokasi tahi lalatnya mengganggu penampilan, atau mungkin bentuknya yang menonjol dirasa mengganggu. 

Selasa, 07 Januari 2014

Menghilangkan Tatto (Tato) di Kulit

Pemilik tato permanen umumnya sadar bahwa 'lukisan' tersebut akan menempel di kulitnya sepanjang hayat. Namun ada juga yang menyesal atau kurang puas, lalu ingin menghapusnya. Caranya mulai dari mengiris kulit hingga menggunakan laser.
Teknik menghilangkan tato dan berbagai risikonya adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari WebMD, DoctorOz dan BBC, Minggu (24/4/2011).

1. Dermabrasi
Teknik ini memakai sejenis amplas atau butiran pasir untuk menggosok kulit hingga lapisan paling luarnya terkelupas. Tinta tato yang terletak di bawah lapisan tersebut kemudian tinggal dikikis dengan pisau bedah Meski mudah dan relatif murah, cara ini memiliki kerugian yakni rasa sakit yang luar biasa terutama jika ukuran tatonya cukup besar

2. Mengiris kulit
Teknik ini adalah teknik yang disarankan yang cukup mudah dan lebih efektif dari segi biaya, meski tetap harus dilakukan oleh seorang dokter bedah plastik untuk mengiris kulit yang ada tattoonya. Jika ukuran tatto nya kecil maka dapat dipastikan hasilnya mendekati sempurna dengan melakukan operasi flap kulit, tetapi jika tattonya sangat luas dan dalam, maka dapat dilakukan perbaikan dengan operasi cangkok kulit, yaitu diambil kulit dari paha yang nantinya akan sembuh sendiri, lalu ditanam ke daerah yang telah diangkat kulit bertatto nya, seperti gambar berikut :
Mengiris kulit hanya dilakukan pada tato jika teknik lain tidak berhasil menghilangkannya. Misalnya karena tintanya terlalu dalam meresap ke dalam kulit atau jenis tintanya memang sulit untuk dihilangkan dengan cara lain
Jika tatto nya kecil dan tidak luas dapat dilakukan eksisi tatto lalu melakukan flap lokal pada kulit normal disekitar luka operasi seperti hasil dibawah ini :

SCC (Squamous Cell Carcinoma) / Karsinoma sel skuamosa kulit

Squamous cell carcinoma (SCC) adalah bentuk kanker kulit  yang paling umum setelah basal cell carcinoma.(Basalioma). Apabila tidak dilakukan perawatan maka kanker kulit ini dapat bertumbuh besar atau menyebar ke bagian lain tubuh dan menyebabkan komplikasi serius.
Kanker kulit sering terjadi pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari, misalnya kepala, muka, leher, belakang tangan dan tempat lainnya. Kanker kulit banyak terjadi pada orang tua, dengan puncak insiden antara umur 51 tahun ~ 60 tahun, pria lebih banyak dibanding wanita, dengan perbandingan sebanyak 2:1, diantaranya orang kulit putih (orang Eropa) memiliki tingkat insiden yang paling tinggi.